Category: Berita Utama

  • Kadiv Humas Buka ANEV Konsolidasi Penguatan Komunikasi Publik Polri

    Kadiv Humas Buka ANEV Konsolidasi Penguatan Komunikasi Publik Polri

    Kadiv Humas Buka ANEV Konsolidasi Penguatan Komunikasi Publik Polri

    Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. membuka kegiatan Analisis dan Evaluasi (ANEV) Konsolidasi Penguatan Komunikasi Publik Polri, Selasa (2/12/2025). Dalam arahannya, Sandi menekankan pentingnya memperkuat koordinasi komunikasi di seluruh jajaran Humas serta meningkatkan kemampuan pencegahan misinformasi di ruang digital.

    “Komunikasi publik adalah wajah institusi. Karena itu, setiap informasi yang keluar dari Polri harus akurat, terukur, dan tidak membuka ruang bagi misinformasi,” ujar Sandi.

    Ia menyampaikan bahwa ekosistem informasi saat ini bergerak sangat cepat. Penyebaran isu sensitif melalui media sosial kerap memunculkan kebingungan publik jika tidak segera direspons oleh kanal resmi Polri. Menurutnya, kecepatan koordinasi antar satuan humas, baik di pusat maupun kewilayahan, menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

    “Kita harus mampu mengendalikan narasi dengan data yang kuat. Respons cepat penting, tetapi yang lebih penting adalah keseragaman dan ketepatan informasi,” tegasnya.

    Sandi menuturkan, jajaran Humas Polri harus semakin mengoptimalkan ragam platform digital sebagai sumber informasi kredibel. Ia meminta peningkatan kualitas produksi konten, monitoring isu, serta penguatan sinergi dengan media massa agar publik mendapatkan gambaran yang jelas dan benar.

    “Penguatan komunikasi publik tidak berhenti pada publikasi. Ini soal menjaga kredibilitas institusi melalui transparansi dan kejelasan pesan,” imbuhnya.

    Dalam ANEV ini, Sandi juga menyoroti perlunya peningkatan kemampuan analisis media, literasi digital, hingga penggunaan teknologi monitoring isu untuk mendeteksi potensi hoaks sedini mungkin.

    Ia berharap konsolidasi ini dapat memperkuat soliditas seluruh jajaran Humas Polri sehingga setiap isu strategis dapat dikelola secara cepat, terarah, dan terkoordinasi, serta mampu menekan munculnya misinformasi di masyarakat.

  • Polri Siapkan 28 Dapur Lapangan untuk Korban Bencana di Sumatera

    Polri Siapkan 28 Dapur Lapangan untuk Korban Bencana di Sumatera

    Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko (Foto: dok. Polri)
    Jakarta – Polri menyiapkan sebanyak 28 dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan korban bencana di Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut), dan Aceh. Menurut Polri, dapur lapangan merupakan unsur penting dalam penanganan bencana.
    “Dapur lapangan saat ini tersedia di 22 polda dengan total 28 dapur lapangan yang siap menyediakan makanan cepat saji untuk pengungsi,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Sabtu (29/11/2025).

    Dapur lapangan tersebut akan mendukung distribusi makanan siap santap bagi warga yang rumahnya terdampak banjir, longsor, maupun kerusakan infrastruktur.

    Sementara itu, Polri juga mengirim bantuan logistik untuk tiga wilayah terdampak. Selain kebutuhan makanan, bantuan juga berupa kebutuhan ibu dan anak, obat-obatan, tenda, perahu karet, pelampung, kasur lipat, hingga mesin senso untuk penyingkiran material longsor di wilayah Sumbar.

    Polri pun berjanji untuk mengerahkan seluruh satuan dalam penanganan bencana di utara Pulau Sumatera tersebut.

    “Polri menyampaikan dukacita yang mendalam atas bencana yang terjadi dan memastikan seluruh unsur Polri hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak,” ujar Trunoyudo Wisnu Andiko.

    Trunoyudo menyampaikan Polri akan mengirimkan bantuan logistik kepada daerah terdampak. Proses distribusi akan menggunakan jalur udara dengan helikopter milik Polri.

    Baca juga:
    Polri Kerahkan Seluruh Satuan Distribusikan Bantuan Bencana di Sumatera
    “Hari ini, penerbangan bantuan logistik melalui dukungan udara Poludara Baharkam Polri diberangkatkan menuju Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh,” katanya.

    Karo Penmas merinci kekuatan personel yang diturunkan dalam penanganan bencana. Ada sebanyak 97.924 personel yang dikerahkan.

    “Kekuatan personel Polri yang telah tergelar antara lain Polda Sumut sebanyak 1.754 personel, Polda Sumbar 2.743 personel, dan total personel Polda seluruh Indonesia yang siap digerakkan sebanyak 97.924 personel,” ujarnya.

  • Polda Metro Jaya Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Polda Metro Jaya Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Polda Metro Jaya Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Jakarta – Polda Metro Jaya memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Pelepasan bantuan dilakukan di Mapolda Metro Jaya, Senin (1/12/2025) siang, dipimpin Kapolda Metro Jaya didampingi Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya dan Wakapolda Metro Jaya serta Ibu Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa bantuan disalurkan secara bertahap ke tiga provinsi secara simbolis. Bantuan untuk Provinsi Aceh diserahkan oleh Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya, kemudian bantuan ke Sumut diserahkan langsung oleh Kapolda Metro Jaya, dan bantuan untuk Sumbar oleh Wakapolda Metro Jaya. Kapolda juga mengajak seluruh pihak untuk turut mendoakan warga terdampak agar diberi kekuatan dalam menghadapi musibah.

    Budi menegaskan, pengiriman bantuan ini merupakan wujud empati dan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang tertimpa bencana. “Polri hadir bukan hanya dalam menjaga Kamtibmas dan menegakkan hukum, tetapi juga menjalankan misi kemanusiaan,” ujarnya.

    Adapun total bantuan yang diberangkatkan mencapai 15 kendaraan logistik, terdiri dari 5 trailer dan 10 truk colt diesel. Bantuan tersebut mencakup beras 350 karung (17,5 ton), Indomie 5.000 karton, minyak goreng 2.500 karton, gula 62,5 ton, selimut 1.250 kodi, sarung 120 kodi, air mineral 2.500 karton, pampers 250 karton, biskuit 1.250 karton, susu 2.500 karton, lilin 125 karton, teh 5.000 karton, dan kopi 2.500 karton. Pendistribusian dilakukan bekerja sama dengan Polda dan pemerintah daerah setempat agar tepat sasaran dan cepat diterima para korban.

    Budi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran kegiatan kemanusiaan ini. Ia menegaskan bahwa Polda Metro Jaya akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan menjaga semangat gotong royong. “Kami mengajak seluruh elemen untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Insyaallah bantuan ini membawa manfaat dan menjadi kekuatan untuk bangkit dari bencana,” pungkasnya.

  • Direktorat Polairud Polda Metro Jaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh, Sumut dan Sumbar

    Direktorat Polairud Polda Metro Jaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh, Sumut dan Sumbar

    Jakarta – Direktorat Polairud Polda Metro Jaya menggelar doa bersama, sholat gaib, dan istighosah untuk para korban bencana alam di Sumatra. Kegiatan berlangsung di Lahan Parkir Pelelangan Ikan Muara Angke, Senin (1/12/2025), sebagai rangkaian HUT Polairud ke-75 bertema “Polairud Presisi Menuju Indonesia Maju.” Acara ini diikuti sekitar 350 masyarakat pesisir dan kelompok nelayan.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk empati dan solidaritas Polri kepada masyarakat yang terdampak bencana. “Kami bersama keluarga besar Polairud turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Kapolda.

    Doa bersama dipimpin oleh pemuka agama dan diikuti personel Polairud, 350 masyarakat pesisir, serta kelompok nelayan dari berbagai wilayah seperti Kali Adem, Muara Angke, Paljaya, Bidara Marunda, Cilincing, dan Gedung Pompa. Sholat gaib juga dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada korban yang meninggal dunia.

    Kapolda menambahkan bahwa Polri tidak hanya menjalankan tugas perlindungan dan pelayanan, tetapi juga hadir memberikan dukungan moril di tengah masyarakat. “Ini momentum untuk memperkuat empati dan kebersamaan dalam tubuh Polri, khususnya Polairud,” ujarnya.

    Acara turut dihadiri Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, pejabat utama Polda Metro Jaya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, serta sejumlah pejabat instansi terkait seperti Kesyahbandaran Muara Angke, UP3 Muara Angke, dan HNSI. Kegiatan berjalan khidmat, tertib, dan ditutup dengan ajakan untuk terus mendoakan serta mendukung pemulihan pascabencana.